Logo

Makna Halalbihalal di Hari Raya Idulfitri

Foto : Istimewa

INFOSULAWESI.com, MAKASSAR -- Dalam menyambut Hari Raya Idulfitri, tentu tradisi Halalbihalal selalu dilakukan oleh setiap orang.

Bahkan, halalbihalal biasa dibalut dalam acara pertemuan seperti keluarga, kerabat, atau kolega, yang rangkaiannya membaca doa halalbihalal Idulfitri hingga bersalaman.

Sementara halalbihalal sebenarnya hanya ada di Indonesia. Melansir melalui NU Online, sebutan halalbihalal tersebut berasal dari histori pendiri NU yaitu Kiai Abdul Wahab Chasbullah.

Pada saat itu beliau mencetuskan halalbihalal sebagai bentuk pemersatu bangsa Indonesia yang saat itu sedang dilanda konflik saudara.

Kiai Abdul Wahab Chasbullah sendiri membuat istilah baru halalbihalal yang kemudian digunakan oleh Bung Karno sebagai nama acara silaturahmi pada Hari Raya Idulfitri 1948.

Kegiatan silaturahmi halalbihalal Bung Karno itu mengundang banyak kalangan tokoh politik untuk hadir ke Istana Negara. Maka sejak saat itulah halalbihalal semakin meluas penyebarannya ke berbagai penjuru Tanah Air hingga sekarang dijadikan tradisi saling maaf-memaafkan yang biasa dilakukan ketika Idulfitri.

Makna halalbihalal yang saling memaafkan dengan menyambung tali silaturahmi ini sudah lebih dulu diajarkan dalam Islam dan tertulis dalam Alquran surah Muhammad ayat 22-23.

Dalam surah Muhammad ayat 22-23 tersebut dijelaskan bahwa Allah akan melaknat orang-orang yang memutus tali persaudaraan. Rasul bersabda:

"Tidak ada dosa yang pelakunya lebih layak untuk disegerakan hukumannya di dunia dan akhirat daripada berbuat zalim dan memutus tali persaudaraan." (HR. Ahmad dan al-Tirmidzi).

Selain itu, dalam halalbihalal juga terdapat doa. Doa halalbihalal Idu Fitri yang biasa dipanjatkan umumnya memiliki banyak versi, tergantung dari siapa yang memimpin acara tersebut.

Namun, ada alternatif doa yang bisa Anda bacakan seperti dikutip dari buku Himpunan Doa-doa Penting, terbitan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama RI 2013:

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa

Perkenankan kami dalam pertemuan ini memanjatkan doa, semoga amal ibadah kami dalam ramadan Engkau terima, segala dosa dan khilaf kami, sudi memaafkan agar masa mendatang kami lebih berprestasi dalam tugas dan pembangunan.

Golongkan kami dalam hamba-Mu pandai mensyukuri nikmat, jauhkan kami dari sifat malas, ambisi dan khianat. Bimbinglah kami agar selalu beramal dengan penuh kesadaran, mudahkan kami mengatasi hambatan dan tantangan.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Tinggi

Dengan silaturahmi, semoga kesatuan dan persatuan kami semakin erat. Berkat halal bi halal dapatlah dosa dan khilaf kami Engkau beri maaf. Dengan berjabat tangan, sejahterakan hidup dan kehidupan kami. Karena saling mendoakan, jauhkan kami dari fitnah dan dengki.

Berilah kami sesempurna kesehatan jasmani dan rohani. Anugerahkan kepada kami kekuatan lahir batin yang hakiki, serta limpahkan kepada kami ilmu yang luas dan bermanfaat. Kiranya kami tak tertinggal di saat lepas landas.

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa

Lapangkan dada kami menanti segala perintah-Mu. Tabahkan hati kami untuk menjauhi segala larangan-Mu. Teguhkan pendirian kami untuk selalu taqwa dan beriman. Rahmat dan ampunan-Mu pasti yang kami damba dan kami harapkan. (*)