Air PDAM Akhirnya Mengalir di Wilayah Utara Makassar, Munafri Turun Langsung Buka Keran Rumah Warga
Dalam dialog bersama warga, Munafri menemukan pengalaman yang berbeda-beda. Ada warga yang mengaku telah menikmati layanan air selama dua bulan terakhir, ada yang baru dua minggu, hingga ada yang sebelumnya hanya memperoleh air pada tengah malam dengan debit yang kecil.
“Ada yang bilang sudah dua bulan, ada yang bilang dua minggu. Ada juga yang bilang dulu air pernah mengalir, tapi tengah malam. Bahkan ditunggu sampai begadang pun kadang tidak mengalir. Sekarang alhamdulillah saat kita datang airnya masih mengalir,” katanya.
Bagi banyak warga, perubahan ini menjadi kabar baik karena air bersih merupakan kebutuhan dasar yang selama ini menjadi persoalan utama di kawasan utara Makassar.
Efek Beroperasinya Intake Manggala
Membaiknya distribusi air disebut tidak lepas dari mulai beroperasinya sambungan pipa dari Intake Manggala, salah satu proyek strategis Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat pasokan air bersih ke wilayah yang selama ini kerap mengalami keterbatasan distribusi.
Munafri menegaskan keberhasilan sebuah proyek tidak cukup hanya diukur dari rampungnya pekerjaan fisik, tetapi harus dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
“Yang paling penting bukan hanya proyeknya selesai, tetapi masyarakat benar-benar bisa menikmati air bersih di rumah mereka,” ujarnya.
Masih Ada Pekerjaan Rumah
Meski aliran air mulai membaik, Munafri mengakui pelayanan Perumda Air Minum Makassar belum sepenuhnya sempurna. Ia masih menerima laporan mengenai kualitas air yang di beberapa titik belum jernih sehingga menjadi perhatian serius pemerintah.
“Teman-teman di PDAM harus terus meningkatkan pelayanannya. Ini yang terus saya sampaikan kepada direksi agar segera dibenahi,” tegasnya.
Siaga Hadapi Musim Kemarau
Usai meninjau permukiman warga, Munafri melanjutkan inspeksi ke fasilitas reservoir dan gudang pompa induk Perumda Air Minum Makassar di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Tallo.