Lahan Sawah Susut 14,65%, Pemkab Donggala Gandeng UGM dan Untad Bangkitkan Sektor Pertanian
DONGGALA - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengajak seluruh pihak termasuk dunia pendidikan untuk membangkitkan kembali sektor pertanian di daerah tersebut melalui penguatan pengolahan lahan, peningkatan infrastruktur pendukung, serta pemanfaatan teknologi pertanian.
"Jadi sektor pertanian harus menjadi perhatian bersama sebab memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Sekretaris Daerah kabupaten Donggala Rustam Efendi saat ditemui awak media di Banawa, Rabu.
Ia mengemukakan berbagai upaya yang telah difasilitasi oleh berbagai pihak untuk terus diperkuat sehingga lahan-lahan pertanian memperoleh dukungan yang memadai, termasuk dalam penyediaan sumber air yang menjadi kebutuhan utama para petani.
"Saat ini Desa Limboro memiliki potensi, memiliki masa depan dan memiliki harapan sehingga bisa bersama-sama dapat dimanfaatkan teknologi dalam meningkatkan hasil dan kualitas pengolahan pertanian agar mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakat," ucapnya.
Ia menuturkan terdapat dukungan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta terhadap penguatan sektor pertanian di Desa Limboro melalui pemberian benih padi Gamagora untuk masyarakat setempat.
"Harapannya dengan penyerahan benih tersebut bisa menjadi langkah awal dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan desa dalam membangun pertanian yang maju, mandiri, serta berkelanjutan melalui semangat kolaborasi dan gotong royong," sebutnya.
Sementara itu Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Tadulako Andi Rusdin menyebutkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat sebagai langkah strategis dalam mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal.
"Ke depan sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah ini dapat terus diperkuat sehingga mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat desa," kata Andi.
Berdasarkan data Survei Ekonomi Pertanian tahun 2024 bahwa luas lahan pertanian di Donggala menyusut hingga 14,65 persen. Saat ini luas areal sawah yang tercatat mencapai 9.045,14 hektare.