Kolaborasi Uni Eropa dan Save the Children Indonesia Perkuat Perlindungan dan Kemandirian Ekonomi Perempuan di Tana Luwu

Duta Besar Uni Eropa, H.E. Denis Chaibi, menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen kuat pemda dan partisipasi aktif masyarakat. 

Ia menekankan bahwa kesetaraan gender dan penguatan hak perempuan adalah fondasi utama dari pembangunan berkelanjutan yang inklusif, dan Uni Eropa bangga dapat mendukung transformasi positif ini di Tana Luwu.

Chief Operating Officer (COO) Save the Children Indonesia, Agni K. Pratama, menyatakan bahwa keberhasilan program perlindungan anak dan perempuan tidak dapat dilepaskan dari penguatan fondasi ekonomi di tingkat keluarga.

“Melalui integrasi perlindungan perempuan dan penguatan ekonomi keluarga, kita secara langsung sedang membangun fondasi lingkungan yang lebih aman dan sejahtera bagi anak-anak untuk tumbuh,” jelas Agni. 

“Ketika para ibu berdaya secara finansial dan terlindungi dari kekerasan, hak-hak dasar anak, mulai dari nutrisi, pengasuhan yang layak, hingga pendidikan, dapat terpenuhi dengan jauh lebih baik,” sambungnya.

Hingga November 2029, Program ELEVATE akan diimplementasikan di 20 desa yang tersebar di tiga kabupaten (Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur). 

Implementasi ini digerakkan bersama mitra konsorsium lokal yang berpengalaman, meliputi Forum Pengada Layanan (FPL), Lembaga Pemberdayaan Perempuan (LPP) Bone, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) APIK Sulsel, Sulawesi Cipta Forum (SCF), dan Perkumpulan Wallacea.

Secara bertahap, program ini menargetkan peningkatan kapasitas bagi 19 institusi penyedia layanan kasus, pembentukan 20 gugus tugas berbasis masyarakat di daerah terpencil, serta memberikan pelatihan kewirausahaan pertanian dan literasi keuangan bagi 300 perempuan, di mana 60 peserta terpilih di antaranya akan mendapatkan inkubasi bisnis intensif melalui pemanfaatan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). (**)

1 2

Tinggalkan Balasan

Untuk memberikan komentar, Anda harus Login terlebih dahulu.

0 Komentar

Belum ada komentar