Kunjungan ke Talaga Raya Bersama TP-PKK, Bupati Buteng Sertakan Beberapa Program
BUTENG -- Bupati Buton Tengah melaksanakan kunjungan kerja di Kecamatan Talaga Raya, Senin (18/5/2026). Didampingi oleh ketua TP-PKK yaitu Ibu Umi Noranah Azhari, kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Buton Tengah dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus melihat secara langsung kondisi pelayanan publik dan kebutuhan pembangunan di wilayah kepulauan.
Beberapa program yang dilaksanakan dalam kunjungan tersebut diantaranya, yaitu pelaksanaan pasar murah serta peninjauan pelayanan kesehatan gratis dan kegiatan sunatan massal yang diselenggarakan untuk masyarakat. Kehadiran layanan tersebut mendapat sambutan positif dari warga karena dinilai sangat membantu, khususnya dalam meningkatkan akses kesehatan bagi masyarakat Talaga Raya.
Selain itu, Bupati juga meninjau sejumlah infrastruktur strategis yang menjadi penunjang aktivitas masyarakat, di antaranya jalan lingkar Kecamatan Talaga Raya, kawasan wisata Talaga Raya, serta Puskesmas Kecamatan Talaga Raya.
Dalam sambutannya, Bupati Buton Tengah menyampaikan bahwa kunjungan ke Talaga Raya sebelumnya direncanakan beberapa bulan mendatang. Namun, karena adanya agenda bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Buton Tengah serta keinginan untuk bersilaturahmi langsung dengan masyarakat, kunjungan tersebut dipercepat.
“Saya datang untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Talaga Raya. Insya Allah, ke depan setiap kunjungan pemerintah daerah akan membawa program-program yang dapat menjawab kebutuhan dan persoalan masyarakat di Talaga Raya,” ujar Bupati.
Bupati juga menyoroti kondisi sejumlah fasilitas pemerintahan yang dinilai sudah perlu mendapat perhatian, termasuk kantor camat dan kantor lurah yang membutuhkan rehabilitasi.
Menurutnya, fasilitas pemerintahan yang representatif menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat sekaligus mencerminkan wajah pemerintah daerah.
“Kalau ada tamu dari luar daerah ataupun dari pusat datang berkunjung, tentu kita ingin menunjukkan fasilitas pemerintahan yang layak dan nyaman. Karena itu, kondisi kantor pemerintahan juga menjadi perhatian pemerintah daerah,” ungkapnya.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini dijalankan pemerintah, Bupati menegaskan bahwa pembangunan di Talaga Raya tetap menjadi prioritas dan akan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan daerah.
“Kami tetap berupaya agar pembangunan di Talaga Raya terus berjalan. Insya Allah, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan terus kami perjuangkan secara bertahap,” katanya.
Pada sektor pendidikan, Bupati mengajak masyarakat untuk terus mendorong anak-anak agar tetap melanjutkan pendidikan. Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat telah menghadirkan program Sekolah Rakyat yang menyediakan fasilitas pendidikan mulai dari tingkat SD hingga SMA.
Menurut Bupati, program tersebut menjadi peluang besar bagi anak-anak di Buton Tengah untuk memperoleh pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya.
“Sekolah Rakyat itu sangat dekat, berada di Mawasangka, dan seluruh kebutuhan siswa ditanggung. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan baik. Pendataan nantinya akan dilakukan melalui Dinas Sosial bersama pemerintah desa masing-masing,” jelasnya.
Selain pendidikan, Bupati juga menerima berbagai aspirasi masyarakat terkait pelayanan listrik dan ketersediaan air bersih. Ia mengakui bahwa layanan listrik di Talaga Raya yang belum beroperasi selama 24 jam masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
“Masalah listrik menjadi catatan penting bagi kami dan akan terus kami perjuangkan agar pelayanan listrik di Talaga Raya dapat berjalan selama 24 jam,” tegasnya.
Dalam dialog bersama masyarakat, warga juga menyampaikan sejumlah keluhan terkait penerangan dan kebutuhan infrastruktur dasar lainnya. Menanggapi hal tersebut, Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus membangun koordinasi dengan pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat agar kebutuhan masyarakat Talaga Raya dapat terpenuhi secara bertahap.
Teralhir, Bupati Buton Tengah menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat masyarakat Talaga Raya sekaligus meminta maaf apabila bantuan yang dibawa pemerintah daerah saat ini masih terbatas.
“Kami mohon maaf apabila bantuan yang dibawa hari ini masih belum maksimal. Semoga ke depan pemerintah daerah dapat menghadirkan lebih banyak program dan bantuan untuk masyarakat Talaga Raya,” tutupnya.