Bupati Bone Resmikan Popkab 2026, Fokus Cetak Atlet Pelajar Berprestasi
INFOSULAWESI.COM, BONE — Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., secara resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (Popkab) Bone 2026 di Lapangan Basket Watampone, Senin (13/7/2026). Ajang tersebut menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bone dalam membina atlet usia pelajar sebagai persiapan menghadapi kompetisi tingkat provinsi hingga nasional.
Pembukaan Popkab dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, pelatih, guru pendamping, serta ratusan atlet pelajar dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bone.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bone, Andi Akbar, mengatakan Popkab merupakan agenda pembinaan sekaligus ajang seleksi bagi atlet-atlet muda berbakat yang akan dipersiapkan mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan kejuaraan yang lebih tinggi.
“Tidak hanya menjadi arena kompetisi, Popkab juga menjadi sarana mengukur kemampuan atlet sekaligus mempersiapkan mereka agar mampu bersaing di level provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Pada penyelenggaraan tahun ini, empat cabang olahraga dipertandingkan, yakni atletik, karate, bola voli, dan tenis meja. Pemerintah Kabupaten Bone berencana menambah jumlah cabang olahraga menjadi 10 pada pelaksanaan berikutnya agar pembinaan atlet semakin luas dan merata.
Popkab Bone 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Juli 2026, dengan peserta merupakan pelajar berusia maksimal 16 tahun dari berbagai sekolah di Kabupaten Bone.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa Popkab bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi momentum untuk menemukan bibit-bibit atlet yang akan dibina secara berkelanjutan.
“Melalui ajang ini kita ingin melahirkan atlet-atlet muda yang memiliki kualitas, mental juara, dan mampu membawa nama Bone berprestasi di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Ia juga mengingatkan para peserta agar selalu percaya diri, berjuang maksimal, serta tidak mudah menyerah saat bertanding. Menurutnya, keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh mental dan disiplin.
Selain memberikan motivasi kepada para atlet, Bupati Bone menekankan pentingnya menjaga nilai sportivitas. Ia meminta seluruh wasit dan juri menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan bebas dari segala bentuk intervensi.
“Semua peserta harus memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Karena itu, pertandingan harus berjalan secara jujur, adil, dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Bone berharap Popkab 2026 mampu menjadi wadah lahirnya atlet-atlet muda potensial yang nantinya dapat mengharumkan nama daerah di ajang olahraga tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.