INFO PLUZ, Edisi Senin, 27 Juli 2026
Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai dampak mundurnya Perry terhadap rupiah relatif terbatas. Kalaupun terjadi pergerakan nilai tukar, faktor yang lebih dominan tetap berasal dari sentimen global, seperti arah kebijakan suku bunga bank sentral utama, kondisi geopolitik, hingga pergerakan arus modal.
Yusuf menilai Destry Damayanti sebagai Pjs Gubernur BI dapat memberikan kepastian bagi pasar. Destry memiliki pengalaman panjang dalam perumusan kebijakan moneter, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta memahami dinamika pasar keuangan. Ia juga memiliki rekam jejak yang kuat sebagai ekonom.
3. Ketua Umum Apindo Shinta W Kamdani menilai kepastian proses transisi kepemimpinan BI menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan pasar dan kesinambungan kebijakan moneter. Karena itu, dunia usaha berharap penunjukan pimpinan definitif BI dapat segera memberikan kepastian, sekaligus berharap kerangka kebijakan moneter Indonesia akan tetap dijalankan secara prudent, independent, dan forward-looking.
Sementara Ketua Gabungan Pengusaha Eksportir Indonesia (GPEI) Benny Soetrisno belum melihat alasan yang mengarah pada perubahan besar terhadap kondisi moneter dalam waktu dekat. Menurut dia, BI tetap bekerja melalui mekanisme kelembagaan. Ia menilai BI telah memiliki berbagai instrumen untuk menjaga stabilitas kurs. Karena itu, pasar diharapkan tetap memberikan kepercayaan terhadap kebijakan yang telah berjalan.
HUKUM
Sebanyak 6 anggota polisi Polres Tangerang Selatan, Banten, ditangkap personel dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri pada 25 Juli lalu karena diduga mengedarkan narkoba. Jabatan tertinggi personel yang dibekuk itu adalah Kepala Satuan Reserse Narkoba (Kasatresnarkoba) Polres Tangsel, yakni Ajun Komisaris Polisi (AKP) Pardiman. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso hari ini menjelaskan, 6 polisi itu sudah diserahkan ke Paminal Polda Metro Jaya untuk disidik.
TRENDING MEDSOS
1. Kata "Londo ireng" masih tetap trending di X. Warganet membicarakan leluhur Prabowo dari pihak ibu yang mengabdi penjajah Belanda, melawan Pangeran Diponegoro.
2. "Gubernur BI" memuncaki pencarian di Google hari ini dengan lebih dari 20.000 pencarian dalam 7 jam. Kata "Gubernur BI" juga trending di X.
3. Kata-kata "Matraman" dan "Ambon" masuk daftar Google Trends dan juga trending di X. Kedua kata itu berkaitan dengan bentrokan antarkelompok yang menewaskan seorang pemuda pada Minggu kemarin. Bentrokan dipicu aksi kelompok pemuda Ambon merusak gerobak nasi uduk karena tersinggung. Hingga hari ini polisi masih berjaga di kawasan Jalan Tambak, Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat.
HIGHLIGHT
Hasil survei dari SMRC mewakili gambaran umum di media sosial yang isinya banyak mengeluhkan tentang aneka kebijakan dan pernyataan Presiden. Sebaiknya pemerintah memperhatikan betul tren penilaian publik ini, supaya tidak menjadi semakin memburuk.
Jangan sampai Presiden merasa masih mendapat dukungan kuat dari publik, sementara publik tidak menghargai legitimasinya.