Logo

Jelang Pelantikan Kepala Daerah Terpilih, Pj Gubernur Sulsel Ajak Masyarakat Rajut Kebersamaan

PALOPO -- Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufri, M.Si., mengajak seluruh masyarakat Tana Luwu untuk kembali bersatu dan bergandengan tangan pasca-Pilkada serentak yang telah dilaksanakan pada November 2024 yang lalu.

Ajakan tersebut disampaikan Prof. Fadjry saat menghadiri acara puncak peringatan Hari Jadi ke-757 Luwu (HJL) serta Hari Perlawanan Rakyat Luwu (HPRL) ke-79 yang dilaksanakan di Istana Langkana’E Kedatuan Luwu, Kota Palopo, pada 23 Januari 2025 yang lalu.

“Kontestasi telah selesai, saatnya kembali merajut kebersamaan,” ajak Pj. Gubernur Sulsel, Fadjry Djufry di hadapan ratusan tamu undangan dari Luwu, Palopo, Luwu Utara, Luwu Timur, serta Kolaka Utara yang memadati Istana Kedatuan Luwu nan bersejarah itu.

Fadjry mengatakan, perbedaan warna dan pilihan pada Pilkada serentak kemarin adalah hal yang wajar di era demokrasi. Namun, semua perbedaan itu, kata dia, tidak boleh membuat masyarakat Tana Luwu lantas terpolarisasi atau terkotak-kotak, dan terpecah belah.

“Semua rakyat Luwu Raya, termasuk kita semua, mungkin kemarin kita beda warna, pilihan, tetapi sekarang saatnya kita membangun Luwu Raya,” ajak Fadjry penuh semangat. Menurutnya, Tana Luwu ini memiliki potensi yang begitu besar untuk terus dikembangkan.

“Kita ingin potensi besar yang dimiliki Luwu Raya ini kita optimalkan, karena banyak sekali potensi besar yang dimiliki Luwu Raya ini,” harapnya. Pada kesempatan itu, ia juga mengungkapkan jadwal pelantikan kepala daerah terpilih yang akan dilantik Presiden Prabowo.

“Berdasarkan hasil sidang bersama pemerintah, diputuskan insya Allah tanggal 6 Februari 2025 mendatang, semua kepala daerah terpilih yang tidak ada sengketa di Mahkamah Konstitusi akan dilantik Bapak Presiden secara bersamaan di Istana Negara,” ungkapnya.

Dikatakannya, pelantikan kepala daerah terpilih oleh Presiden Prabowo Subianto secara langsung di Istana Negara merupakan sebuah catatan sejarah karena inilah kali pertama seorang presiden melantik secara langsung Bupati dan Wali Kota hasil Pilkada serentak.

“Ini adalah pertama kalinya Presiden melantik secara bersamaan semua kepala daerah terpilih. Untuk itu, kita patut berbangga dan bersyukur karena Bapak Presiden Prabowo sangat apresiasi dan mendukung proses-proses transisi kepemimpinan ini,” pungkasnya. (LHr)