Logo

Bawaslu Ingatkan Masyarakat Lawan Politik Uang Pemilu 2024

Acara Bawaslu Car Free Day, di Jakarta, Minggu (28/1/2024). (Foto: Humas Bawaslu RI)

Jakarta -- Penyelenggaraan Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024 mendatang, tinggal 16 hari lagi. Bawaslu RI mengingatkan, masyarakat untuk melawan dan menghindari serangan fajar atau politik uang.

Tenaga Ahli Bawaslu Ronald M. Manoach menegaskan, masyarakat jangan sampai menggadaikan suara hak pilihnya karena uang. “Hindari politik uang, jangan mau menerima uang dari seseorang,” kata Ronald saat ditemui awak media, di acara 'Bawaslu On Car Free Day', di Jakarta, Minggu (28/1/2024).

Ronald menuturkan, politik uang pada Pemilu 2024 sangat memberikan dampak negatif terhadap pesta demokrasi lima tahunan tersebut. “Politik uang itu akan menghancurkan demokrasi,” ucap Ronald.

Sebelumnya diberitakan, Bawaslu mengungkap terjadi sebanyak 347 kasus pelanggaran pemilu 2024 di seluruh Indonesia. Dari 347 kasus itu, terbanyak terjadi di wilayah Sumut.

Menurut data Bawaslu hingga 24 Januari 2024, terdapat 848 laporan dan 388 temuan soal pelanggaran pemilu. Sebanyak 323 laporan dan 329 temuan telah teregistrasi.

"Terdapat 347 pelanggaran, dan 226 bukan pelanggaran. Sementara itu 112 kasus masih dalam proses penanganan pelanggaran," kata Komisioner Bawaslu RI Puadi, Kamis (25/1/2024).