Logo

Demi Menuntut Ilmu, Siswa SD di Sukabumi Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai

Siswa SD di Sukabumi, Jawa Barat terpaksa melepas pakaian, celana, dan sepatu untuk menyeberangi Sungai Cidadap.

insulcoblos24_700

SUKABUMI -- Setiap hari, sejumlah pelajar sekolah dasar (SD) di Sukabumi, Jawa Barat, dihadapkan pada situasi ekstrem demi mengejar ilmu. Mereka nekat menyeberangi sungai berarus deras lantaran tidak ada jembatan. 

Sungai Cidadap, di wilayah Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, menjadi tantangan bagi siswa SD. Mereka terpaksa melepas pakaian, celana, dan sepatu untuk menyeberang. Sungai ini menjadi pembatas antara Desa Cidadap dan Desa Loji, menjadi jalur akses utama bagi pelajar dan masyarakat sekitar.

Citra (11), salah satu siswi SDN Pasir Pogor, mengungkapkan ketakutannya saat menyeberang sungai. Rasa dingin di kakinya disertai kecemasan, menciptakan perasaan tidak nyaman yang dirasakan oleh anak SD ini.

"Kalau pagi diantar mama, kalau pulang sendiri. Kadang suka takut apalagi kalau airnya besar. Takut hanyut. Inginnya ada jembatan biar tidak takut kalau mau sekolah setiap hari," ungkapnya pada Rabu (7/2/2024).

Ketika air sungai sedang tinggi, beberapa dari mereka memilih untuk tidak sekolah. Namun, ada juga yang nekat menyebrangi sungai dengan menggunakan ban sebagai sarana penyeberangan.

Budi Genda (55), warga setempat, menyebut kegiatan menyeberangi sungai Cidadap adalah pilihan satu-satunya bagi warga untuk melintas. Setiap hari, sekitar 300 warga melintasi jalur ini untuk berbagai aktivitas, termasuk anak-anak sekolah yang diseberangkan oleh orang tua mereka.

"Warga yang mau ke kota lewat sungai ini. Ke kebun ke sawah, anak sekolah setiap hari. Kalau orang tua belum berangkat ke kebun mereka (Anak-anak) diseberangkan. Pulangnya begitu lagi, nyeberang sungai lagi," ujarnya.

Warga berharap agar segera dibangun jembatan untuk mempermudah aktivitas masyarakat sekitar.

"Kalau ada jembatan, ini jalan hidup. Akses jembatan sebenarnya ada, tetapi jaraknya jauh sekitar lebih dari 4 kilometer," tambahnya.