PT Vale-Pemkab Kolaka Tegaskan Komitmen: Investasi Berdampak, Pekerja Lokal Diprioritaskan
KOLAKA - PT Vale Indonesia Tbk bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka memperkuat sinergi dan komitmen bersama untuk mendorong iklim investasi yang berkelanjutan di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Chief Project Officer PT Vale Indonesia, Muhammad Asril, di Kolaka, Rabu, mengatakan bahwa sebagai perusahaan yang bergerak di bawah tata kelola yang ketat, PT Vale berkomitmen agar seluruh operasional yang berjalan dapat memberikan dampak dan manfaat nyata bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat.
"Sinergi itu penting. Dalam tingkat tata kelola, kami selalu menyampaikan bahwa apa yang kita lakukan harus memberikan impact. Kami butuh masukan dan dukungan melalui forum seperti ini untuk menentukan manfaat apa yang benar-benar penting bagi Pemerintah Kabupaten Kolaka," katanya.
Lebih lanjut, Asril menegaskan komitmen PT Vale dalam memberdayakan potensi lokal, khususnya terkait penyerapan tenaga kerja lokal dalam upaya menekan angka pengangguran di wilayah tersebut.
"Mengenai karyawan, kami berkomitmen pada porsi 70 persen pekerja lokal dari Kabupaten Kolaka dan kami juga memprioritaskan keterlibatan kontraktor-kontraktor lokal," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Kolaka, Amri, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada manajemen PT Vale Indonesia yang telah menginisiasi ruang dialog tersebut. Menurutnya, sinergi tersebut sangat penting dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Kolaka yang berkeadilan, maju, dan unggul.
Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Kolaka juga memiliki posisi strategis dalam peta hilirisasi mineral nasional. Kehadiran kawasan industri pengolahan nikel, termasuk fasilitas HPAL dan smelter, menjadikan Kolaka sebagai salah satu simpul penting pembangunan industri nasional
"Kunci keberhasilan pembangunan apapun bentuknya adalah kolaborasi antara semua pemangku kepentingan (stakeholder). Sebagai bagian dari proyek yang sangat strategis ini, kami di daerah memiliki kewajiban untuk mengawal percepatan pembangunan tersebut," kata Amri.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kolaka berkomitmen menghadirkan kepastian regulasi, penyelesaian tata ruang, dukungan infrastruktur, serta menjaga stabilitas sosial guna menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan industri tidak hanya diukur dari besarnya nilai investasi maupun kapasitas produksi, tetapi juga dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, seperti terbukanya lapangan kerja bagi putra-putri daerah, tumbuhnya UMKM, meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta tersedianya infrastruktur yang dapat dimanfaatkan bersama.