INFOSULAWESI.com KOTAMOBAGU - Ditengah adanya kebijakan Pemerintah Pusat melalui Presiden Prabowo untuk menerapkan efesiensi anggaran, dampaknya mulai dirasakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotamobagu.
Pasalnya, sebanyak 18 Kendaraan Truk dan 20 unit Amrol sarana pengangkut sampah serta 5 unit kendaraan Pickup, mengalami kerusakan dan dipaksa bekerja meski terlihat sudah tak layak.
Kepala Dinas Lingkungan (DLH) Kotamobagu, Refly Mokoginta, mengakui jika anggaran untuk pemeliharaan kendaraan operasional tidak mencukupi untuk perbaikan.
"Apalagi ada efesiensi maka anggaran pemeliharaannya memang tidak cukup sehingga kami hanya memperbaiki mesin kendaraan saja jika sudah mulai rusak," ungkap Refly Mokoginta, Selasa 4 Maret 2025.
Sementara, 18 kendaraan operasional pengangkut sampah setiap hari harus standby untuk melayani sampah masyarakat demi terciptanya Kota Kotamobagu yang bersih serta sehat sesuai dengan diraihnya beberapa kali penghargaan Adipura.
Simak berita dan artikel lainnya di: Google News infosulawesi.com
Ikuti info terbaru di: WhatsApp Channel Infosulawesi