Logo

Kanwil Kemenkum Sulsel Ikuti Juknis Program Pemagangan Nasional Secara Virtual

Makassar — Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) mengikuti kegiatan Petunjuk Teknis Pemberian Bantuan Pemerintah Program Pemagangan untuk Lulusan Perguruan Tinggi yang digelar secara virtual pada Selasa (25/11/2025). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas disposisi Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum serta merespons Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan terkait Program Nasional Pemagangan. Pelaksanaan virtual meeting tersebut diikuti dari Ruang Rapat Kakanwil.

Hadir dalam kegiatan ini Koordinator Pengelola Kepegawaian, Nurlina, bersama tim pengelola kepegawaian Kanwil Kemenkum Sulsel. Koordinator beserta tim mengikuti dengan saksama pemaparan teknis dan kebijakan terbaru yang disampaikan oleh narasumber dari pusat.

Kepala Bagian Pengembangan Karir Sumber Daya Manusia, Andik, dalam arahannya memaparkan pedoman pelaksanaan Program Pemagangan Nasional bagi lulusan perguruan tinggi. Ia menegaskan bahwa program pemagangan diperuntukkan bagi fresh graduate dengan masa kelulusan maksimal satu tahun dan akan berjalan selama enam bulan.

Dalam paparannya, Andik menekankan bahwa rapat ini digelar untuk memastikan mekanisme, tata laksana, dan tanggung jawab penyelenggaraan pemagangan dapat berlangsung efektif, transparan, serta akuntabel. Ia juga menguraikan peran penting mentor, mulai dari pembimbingan, pendampingan, pengawasan, hingga penilaian peserta magang. Para mentor turut diingatkan mengenai ketentuan absensi setengah hari, persetujuan laporan harian, pengisian IKU, hingga batas waktu evaluasi bulanan.

Menjelang batas pengusulan peserta pemagangan kepada Kementerian Ketenagakerjaan pada 1 Desember, Kanwil Kemenkum Sulsel telah menyelesaikan koordinasi dengan pejabat manajerial terkait jumlah kebutuhan peserta magang, posisi, serta program studi yang dipersyaratkan.

Adapun usulan peserta magang Kanwil Kemenkum Sulsel meliputi: Bagian Administrasi Hukum Umum (5 Sarjana Hukum), Divisi P3H (5 Sarjana Hukum), serta Bagian Tata Usaha dan Umum (3 orang: Sarjana Ekonomi, Sarjana Komputer/Informatika, dan Sarjana Komunikasi). Sementara itu, untuk Balai Harta Peninggalan (BHP) Makassar, kebutuhan peserta mencakup Keuangan (2 Sarjana Ekonomi/Akuntansi), Desain Grafis (1 Sarjana Informatika), Teknologi Informasi (1 Sarjana Informatika), dan Administrasi Perkantoran (1 Sarjana Administrasi Perkantoran/S.A.P.).

Kakanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut. “Program pemagangan nasional ini bukan hanya membuka kesempatan bagi para lulusan perguruan tinggi, tetapi juga menjadi ruang bagi kami untuk berkontribusi pada penguatan kualitas SDM bangsa. Kanwil Sulsel siap berpartisipasi dan memastikan pelaksanaannya berjalan profesional, transparan, dan bermanfaat,” ujarnya.

Dengan dukungan tersebut, Kanwil Kemenkum Sulsel menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan SDM generasi muda sekaligus menjalankan amanat kementerian dalam program pemagangan nasional.