MAKASSAR — Politeknik Nusantara Makassar resmi menggelar Wisuda Angkatan Pertama, sebuah momentum bersejarah bagi institusi yang terus memperkuat eksistensinya sebagai kampus vokasi unggulan di Sulawesi Selatan. Suasana haru dan kebanggaan tampak memenuhi ruang wisuda ketika para lulusan perdana dari tiga program studi—Keamanan Sistem Informasi, Manajemen Logistik, dan Agribisnis—dinyatakan resmi menyandang gelar ahli madya.
Wisuda ini menjadi puncak dari perjalanan panjang institusi dalam membangun kualitas, kepercayaan publik, dan tata kelola pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan dunia industri. Para wisudawan bersama keluarga tampak larut dalam rasa syukur, bangga dapat menjadi bagian dari tonggak sejarah awal Politeknik Nusantara Makassar.
Acara wisuda turut dihadiri oleh perwakilan LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, pimpinan yayasan, serta jajaran mitra Dunia Industri dan Dunia Kerja (IDUKA). Kehadiran seluruh pemangku kepentingan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus pengakuan terhadap komitmen Politeknik Nusantara Makassar dalam menyiapkan sumber daya manusia vokasi yang kompeten dan siap bersaing.
Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Nusantara Makassar menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya wisuda perdana ini.
“Wisuda angkatan pertama bukan sekadar seremoni, tetapi bukti bahwa institusi ini telah berada pada jalur pembangunan mutu yang tepat. Para lulusan hari ini adalah pionir yang akan membawa nama Politeknik Nusantara Makassar ke dunia kerja dan masyarakat luas. Kami percaya mereka siap berkontribusi dan menjadi agen perubahan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara memberikan apresiasi atas mutu penyelenggaraan pendidikan di Politeknik Nusantara Makassar.
“Kami melihat komitmen kuat dalam membangun kolaborasi antara kampus vokasi dan dunia industri. Sinergi ini sangat penting untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan daya saing yang tinggi di dunia kerja,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan menyampaikan apresiasi dan harapan kepada para lulusan. “Sebagai angkatan pertama, para wisudawan membawa tanggung jawab historis. Mereka adalah representasi awal dari nilai-nilai keterampilan, integritas, dan etos kerja yang selama ini kami bangun. Kami berharap mereka mampu menjaga nama baik almamater di dunia profesional,” tuturnya.

