Logo

Banjir Besar Tiongkok 1931: Bencana Alam Dahsyat yang Guncang Negeri Tirai Merah

Balai kota Hankou ketika banjir tahun 1931. (Wikipedia)

Tiongkok - Negeri Tiongkok terperosok dalam bencana alam dahsyat yang mengguncang wilayah tersebut.

Banjir Besar Tiongkok 1931, juga dikenal sebagai Banjir Besar Tiongkok Agung, adalah salah satu bencana banjir terburuk dalam sejarah manusia.

Banjir ini dipicu oleh cuaca ekstrem, hujan deras yang tak henti-hentinya mengguyur wilayah Yangtze dan Kuning, dua sungai utama di Tiongkok.

Banjir yang mengerikan ini tidak hanya merendam ribuan desa, tetapi juga menelan korban jiwa dalam jumlah yang sangat besar.

Korban jiwa diperkirakan berjumlah jutaan, menjadikan Banjir Besar Tiongkok 1931 sebagai salah satu bencana alam paling mematikan dalam sejarah.

Banyak penduduk terlantar dan harus mengungsi, sementara properti dan tanah pertanian hancur akibat genangan air yang tinggi.

Dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh banjir ini sangat besar, dengan kerugian materi yang mencapai triliunan dolar jika dihitung dalam mata uang saat ini.

Selain itu, dampak sosial dan ekonomi Tiongkok berkepanjangan, dan negara ini memerlukan waktu bertahun-tahun untuk pulih.

Banjir Besar Tiongkok 1931 mengilhami upaya konstruksi Bendungan Tiga Ngarai, yang menjadi proyek infrastruktur penting di Tiongkok untuk mengendalikan banjir dan mengelola air sungai.

Bencana ini adalah pengingat nyata akan kekuatan alam yang luar biasa dan dampak besar yang dapat ditimbulkan oleh banjir skala besar.

Tiongkok dan dunia telah belajar banyak dari pengalaman tragis ini dan terus bekerja untuk mencegah bencana serupa di masa depan. ***

Cek berita dan artikel yang lain infosulawesi.com di Google News